PERANAN
PETA DALAM SOSIAL BUDAYA
Pemetaan sosial dan budaya adalah proses, cara, perbuatan,
membuat peta yang berkenaan dengan masyarakat yang merupakan kesatuan sosial
dan budaya dengan kehidupan masyarakat di lingkungan.
TUJUAN UMUM:
Tujuan umum dari pemetaan sosial dan budaya adalah
diperolehnya program prioritas dan alokasi sumber pembangunan social secara
efisien, efektif dan berkelanjutan. Sedangkan secara khusus yaitu tersusunnya
indikator bobot masalah dan potensi sosial dan aksesibilitas fasilitas
pelayanan sosial dan pelayanan publik lainnya, diperolehnya peta sosial dan
budaya sebagai dasar pengembangan informasi sosial dan budaya
Dalam bidang sosial
dan budaya dapat dimanfaatkan pada hal-hal berikut:
a. Mengetahui potensi dan persebaran penduduk.
b. Mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian serta
kemungkinan pola drainasenya.
c. Untuk pendataan dan pengembangan jaringan transportasi.
d. Untuk pendataan dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan
dan pembangunan.
e. Untuk pendataan dan pengembangan permukiman penduduk,
kawasan industri, sekolah, rumah sakit, sarana hiburan dan rekreasi serta perkantoran.
f. Mengetahui persebaran kebudayaan disuatu daerah
g. Pendataan dan pengembangan pusatkebudayaan disuatu daerah
h. Dasar pengembangan informasi kebudayaan
LANGKAH APLIKASI
DALAM PEMETAAN SOSIAL BUDAYA
·
langkahstrategis
a. Membuat batasan wilayah, klasifikasi atau stratifikasi
untuk memahami keseluruhan situasi, dan posisi relatif dalam konteks yang lebih
luas
b. Membuat profil dari setiap wilayah dan kelompok sosial
untuk menjelaskan karakteristik dari populasi dan identifikasi faktor sosial
ekonomi yang dapat mempengaruhi perkembangan fungsisosial masyarakat c.
Identifikasi masalah, potensi, dan indikator dasar yang memberikan gambaran
tentang bobot masalah dan strategi alokasi sumber pada setiap wilayah atau
kelompok
a. Penyusunan disain dan instrumen/ scenario
b. Pengumpulan data base masalah sosial dan sumber-sumber
sosialsosial
c. Penyusunan indikator bobot masalah dan jangkauan
fasilitas pelayanan sosial.
d. Digitasi peta dasar
e. Pembuatan peta tematik dengan PRA dan Sistem
InformasiGeografis (Geographycal Information System)
f. Analisis prioritas berdasarkan jenis masalah dan satuan
wilayah pembangunan
g. Penentuan alokasi program prioritas
h. Diseminasi hasil
0 komentar