Jumat, 13 Januari 2017

RESUME KELOMPOK 12



Blog kelompok 12 SEJARAH PETA
Pertama kali, peta dibuat oleh bangsa Babilonia berupa lempengan berbentuk tablet dari tanah liat sekitar 2300 S.M.pada pertengahan peta-peta wilayah Eropa didominasi dengan cara pandang agama, yang dikenal dengan peta T-O.Sementara itu, ilmu kartografi terus berkembang dengan lebih praktis dan realistic di wilayah Arab, termasuk daerah Mediterania.Gerardus Mercator dari Flandes (Belgia) menjadi ahli pembuat peta terkenal pada pertengahan abad 16. Ia mengembangkan proyeksi silindris yang semakin luas digunakan untuk Navigation Chart dan Peta Global.Berdasarkan pada proyeksi ini ia menerbitkan sebuah peta pada tahun 1569. banyak proyeksi peta lain yang kemudian dikembangkan.perkembangan pemetaan telah sampai pada era digital, dimana peta tidak hanya di tampilkan secara analog, tetapi juga digital, dengan perkembangan ini maka analisis yang berhubungan dengan keruangan semakin praktis dan mudah, serta dapat dipakai oleh semua kalangan.

Read more

RESUME KELOMPOK 5

PERANAN PERPETAAN TERHADAP OBJEK WISATA 

Qur’an Surat Ali-Imran ayat 191 :
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (١٩١)
Artinya :
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka.

Obyek wisata yaitu Suatu tempat yang mempunyai keindahan dan dapat dijadikan sebagai tempat hiburan bagi orang yang berlibur dalam upaya memenuhi kebutuhan rohani dan menumbuhkan cinta keindahan alam.
 ( Oka A. yoeti, 1985)
 
Penelitian ini dilakukan di Jalan Raya Ciwidey - Ranca Bali KM 12, Rancabali, Bandung, Jawa Barat, wisata Pemandian Air Panas Cimanggu di ciwidey
 
Read more

RESUME KELOMPOK 10




PERANAN PETA DALAM SOSIAL BUDAYA

Pemetaan sosial dan budaya adalah proses, cara, perbuatan, membuat peta yang berkenaan dengan masyarakat yang merupakan kesatuan sosial dan budaya dengan kehidupan masyarakat di lingkungan.
TUJUAN UMUM:
Tujuan umum dari pemetaan sosial dan budaya adalah diperolehnya program prioritas dan alokasi sumber pembangunan social secara efisien, efektif dan berkelanjutan. Sedangkan secara khusus yaitu tersusunnya indikator bobot masalah dan potensi sosial dan aksesibilitas fasilitas pelayanan sosial dan pelayanan publik lainnya, diperolehnya peta sosial dan budaya sebagai dasar pengembangan informasi sosial dan budaya
Dalam bidang sosial dan budaya dapat dimanfaatkan pada hal-hal berikut:
a. Mengetahui potensi dan persebaran penduduk.
b. Mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian serta kemungkinan pola drainasenya.
c. Untuk pendataan dan pengembangan jaringan transportasi.
d. Untuk pendataan dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan dan pembangunan.
e. Untuk pendataan dan pengembangan permukiman penduduk, kawasan industri, sekolah, rumah sakit, sarana hiburan dan rekreasi serta  perkantoran.
f. Mengetahui persebaran kebudayaan disuatu daerah
g. Pendataan dan pengembangan pusatkebudayaan disuatu daerah
h. Dasar pengembangan informasi kebudayaan

LANGKAH APLIKASI DALAM PEMETAAN SOSIAL BUDAYA
·         langkahstrategis
a. Membuat batasan wilayah, klasifikasi atau stratifikasi untuk memahami keseluruhan situasi, dan posisi relatif dalam konteks yang lebih luas
b. Membuat profil dari setiap wilayah dan kelompok sosial untuk menjelaskan karakteristik dari populasi dan identifikasi faktor sosial ekonomi yang dapat mempengaruhi perkembangan fungsisosial masyarakat c. Identifikasi masalah, potensi, dan indikator dasar yang memberikan gambaran tentang bobot masalah dan strategi alokasi sumber pada setiap wilayah atau kelompok
a. Penyusunan disain dan instrumen/ scenario
b. Pengumpulan data base masalah sosial dan sumber-sumber sosialsosial
c. Penyusunan indikator bobot masalah dan jangkauan fasilitas pelayanan sosial.
d. Digitasi peta dasar
e. Pembuatan peta tematik dengan PRA dan Sistem InformasiGeografis (Geographycal Information System)
f. Analisis prioritas berdasarkan jenis masalah dan satuan wilayah pembangunan
g. Penentuan alokasi program prioritas
h. Diseminasi hasil
Read more

RESUME KELOMPOK 9



RESUME KELOMPOK 9
SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG) DALAM BIDANG KESEHATAN
Kesehatan merupakan keaadan kondisi prima setiap orang hidup baik fisik maupun batin sehingga mereka memungkinkan produktif secara social dan ekonomis. Kesehatan merupakan hal terpenting dalam kehidupan ini terutama untuk manusia.UU No. 39 tahun 2009 tentang kesehatan, BAB IV tanggung jawab pemerintah pasal 14 ayat 1 berisi “pemerintah bertanggung jawab merencanakan, mengatur, menyelenggarakan, membina, dan mengawasi penyelenggaraan upaya kesehatan yang merata dan terjangkau oleh masyarakat.” Oleh karena itu pemerintah wajib memberikan pelayan kesehatan kepada masyarakatnya. Adapun manfaat SIG Dalam Bidang kesehatan yaitu Menentukan distribusi penyakit, Analisis trend spasial dan temporal, Pemetaan populasi beresiko, Stratifikasi faktor resiko, Penilaian distribusi sumber daya, Penrencanaan dan penentuan intervensi, Monitoring penyakit. Dari penjelasan kelompok 9 didapatkan bahwa sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan fasilitas pelayanan kesehatan untuk para masyarakat. Sebagai contoh mengambil penyebaranpuskesmas di Jawa Barat. Pemerintah terlalu terpaku pada kota-kota besar saja sehingga kota-kota kecil seperti Pangandaran, dan Banjar jumlahnya menurut kami cukup kurang dan jumlah puskemas terbanyak diraih oleh kota Bandung.
Read more

RESUME KELOMPOK 8




PERANAN PERPETAAN DALAM BIDANGKEPENDUDUKAN

Dalambidangkependudukan, SIG berperananuntukpenyusunandata pokok, penyediaaninformasikependudukandan social ekonomi, system informasiuntukpemilihanumum, dansebagainya.
PENGERTIAN PENDUDUKPendudukadalahsekelompokmanusiayang tinggaldi suatuwilayahatauNegara dimanapendudukmerupakanaspekyang sangatpentingbagisuatuwilayahatauNegara. Mengenaikependudukandi Indonesia terdapatdalamUUD tahun1945 pasal26 ayat2 yang berbunyi“PendudukialahwarganegaraIndonesia danorang asingyang bertempattinggaldi Indonesia.”.
Ayatsuciyang berhubungandengankependudukan:
Artinya:
Dan hendaklahtakutkepadaAllah, orang-orangyang seandainyameninggalkandibelakangmerekaanak-anaklemah, yang merekakhawatirterhadap(kesejahteraan) mereka.OlehsebabituhendaklahmerekabertakwakepadaAllah danhendaklahmerekamengucapkanperkataanyang benar.
PETA KEPENDUDUKAN
-          PETA JUMLAH PENDUDUK
Peta yang menunjukan jumlah-jumlah penduduk di suatu wilayah.

-          PETA KEPADATAN PENDUDUK
Peta yang digunakan untuk menunjukan kepadatan penduduk di suatu wilayah, daerah mana saja yang memiliki kepadatan yang tinggi.
-          PETA SEBARAN PENDUDUK
Peta yang digunakan untuk menunjukan kepadatan penduduk di suatu wilayah, daerah mana saja yang memiliki kepadatan yang tinggi.
-          Dan yang lainnya

Contoh Peta Jumlah Penduduk :

Contoh : Kecamatanbandungwetan
KecamatanBandung WetanMemilikiJumlahPendudukSebesar32.337 Jiwa, yang terdiridari15.994 JiwaLaki-lakidan16.393 jiwaperempuan. Jumlahkepalakeluarga(KK) yang adadi kecamatanBandung Wetansaatinimencapaisekitar7.303 KK.

Read more

RESUME KELOMPOK 7



Blog kelompok 7 PERTANIAN
Peranan SIG dalambidangpertanian:
  1. MENGELOLA PRODUKSI TANAMAN.
  1. MENGELOLA SISTEM IRIGASI.
  2. MEMANTAU PERSEBARAN HAMA WERENG.
Sig dalam pertanian itu sangat dibutuhkan selain untuk meninjau kondisi pertanian bisa juga digunakan untuk meningkatkan produksi pertanian dengan pemetaan yang berdasarkan dengan solusi permasalahan
Read more